Ada dua Tipe Utama Rencana :

1.Rencana Strategis (strategic plans)
2.Rencana Operasional

I. RENCANA STRATEGIS

Dirancang untuk memenuhi tujuan-tujuan organisasi yang lebih luas, yaitu mengimplementasikan misi yang memberikan alasan khas keberadaan organisasi.

Stephen Robbins (1990) : Definisi Strategi

“the determination of the basic long-term goals and objectives of an enterprise, and the addoption of course of action and the allocation of resources necessary for carrying out this goals.”

(Penentuan tujuan jangka panjang perusahaan dan memutuskan arah tindakan serta mendapatkan sumber-sumber yang diperlukan untuk mencapai tujuan.)

Perencanaan strategis : proses memilih tujuan-tujuan organisasi, penentuan strategi, kebijaksanaan dan program (kerja) strategis yang diperlukan untuk mencapai tujuan-tujuan tersebut dan penetapan metode yang diperlukan untuk menjamin bahwa strategi dan kebijaksanaan telah diimplementasikan.

Scott (2000) mengemukakan perencanaan strategis stasiun penyiaran meliputi kegiatan:

1.Membuat keputusan mengenai sasaran dan tujuan program penyiaran.
2.Melakukan identifikasi dan sasaran (target) audiens.
3.Menetapkan kebijakan atau aturan untuk menentukan strategi yang akan dipilih.
4.Memutuskan strategi yang akan digunakan.
—

George (1982) , Proses perencanaan dan penetapan program penyiaran mencakup langkah-langkah sebagai berikut :

1.Menetapkan peran dan misi, yaitu menentukan sifat dan ruang lingkup tugas yang hendak dilaksanakan.
2.Menentukan wilayah sasaran, yaitu menentukan dimana pengelola media penyiaran harus mencurahkan waktu, tenaga dan keahlian yang dimiliki.
3.Mengidentifikasi dan menentukan indikator efektifitas (indicator of effectiveness) dari setiap pekerjaan yang dilakukan. Menentukan faktor-faktor terukur yang akan mempengaruhi tujuan atau sasaran yang akan ditetapkan.
4.Memilih dan menetukan sasaran atau hasil yang ingin dicapai.
5.Mempersiapakan rencana tindakan yang terdiri dari langkah-langkah sebagai berikut:
—- menentukan urutan tindakan yang akan dilakukan untuk mencapai tujuan
—- penjadwalan – menentukan waktu yang diperlukan untuk melaksanakan tindakan untuk mencapai tujuan atau sasaran.
– anggaran – menentukan sumber-sumber yang dibutuhkan untuk mencapai tujuan.
—- pertanggungjawaban – menetapkan siapa yang akan mengawasi pemenuhan tujuan yaitu pihak yang menyatakan tujuan sudah tercapai atau belum.
—- menguji dan merevisi rencana sementara (tentative plan) sebelum rencana tersebut dilaksanakan.
6.Membangun pengawasan, yaitu memastikan tujuan akan terpenuhi.
7.Komunikasi – menentukan komunikasi organisasi yang diperlukan untuk mencapai pemahaman serta komitmen pada enam langkah sebelumnya.
8.Pelaksanaan – memastikan persetujuan diantara semua pihak yang terlibat mengenai komitmen yang dibutuhkan untuk menjalankan upaya yang sudah ditentukan, pendekatan apa yang paling baik, siapa saja yang perlu dilibatkan, dan langkah atau tindakan apa yang harus segera dilakukan.
—

II. RENCANA OPERASIONAL

Merupakan penguraian lebih rinci bagaimana rencana strategis akan dicapai. (T. Hani Handoo, hal 85-86)

Rencana operasional terdiri dari:

1.single use plans (rencana sekali pakai)
2.standing plans (rencana tetap).

Single use plans : dikembangan untuk mencapai tujuan-tujuan tertentu dan tidak digunakan kembali bila tujuan telah tercapai.

Example:

Perencanaan stasiun penyiaran untuk membangun stasiun relay baru untuk memperluas wilayah siaran.

Standing plans : merupakan pendekatan-pendekatan standar untuk penanganan situasi-situasi yang dapat diperkirakan dan terjadi berulang-ulang.

Example:

— Kebijakan/policy (pedoman umum pembuatan keputusan)
— prosedur standar (SOP) – suatu rencana kerja yang memiliki petunjuk mengenai apa yang harus dikerjakan untuk mencapai hasil yang diharapkan.

 Anggaran

  • —Perencanaan sangat terkait dengan anggaran yang disediakan untuk mencapai tujuan atau target tertentu yang ditetapkan pada tahap perencanaan.
  • —Setiap departemen atau bagian pada stasiun penyiaran mempunyai anggaran untuk menunjang pekerjaannya. Di stasiun penyiaran besar, anggaran bagi setiap departemen menjadi ruang lingkup bagian yang khusus dibentuk, yaitu bagian pengembangan bisnis (business development) yang dikepalai oleh business manager.
  • —Pada umumnya dikebanyakan stasiun, masalah anggaran ini ditangani oleh bagian keuangan yang bertanggung jawab mengawasi seluruh aspek anggaran suatu stasiun penyiaran

 

Tugas dari business manager, yaitu:

—Harus mengenal kebutuhan-kebutuhan dari setiap departemen dan anggaran yang diperlukan untuk itu.
—Harus tahu biaya yang diperlukan untuk membeli program atau membeli peralatan baru.
—Harus menentukan anggaran yang realistis untuk setiap departemen yang memungkinkan dilakukannya pembelian peralatan sesuai dengan jadwal yang ditentukan dan membeli program-program terbaru.
—Harus mampu menjaga keseimbangan pengeluaran (tidak terlalu banyak, namun juga tidak terlalu sedikit).