Pengorganisasian (organizing) : merupakan proses penyusunan strukutur organisasi yang sesuai dengan tujuan organisasi, sumber daya yang dimiliki dan lingkungan yang melingkupinya.

—Struktur organisasi stasiun penyiaran pada umumnya tidak memiliki standar yang baku.
—Bentuk organisasi stasiun penyiaran berbeda-beda satu dengan lainnya, ini disebabkan oleh perbedaan skala usaha atau besar kecilnya stasiun penyiaran

Dua aspek utama proses penyusunan struktur organisasi:

1.Departementalisasi

Merupakan pengelompokkan kegiatan-kegiatan kerja suatu organisasi agar kegiatan-kegiatan yang sejenis dan saling berhubungan dapat dikerjakan bersama

2.Pembagian Kerja

Pemerincian tugas pekerjaan agar setiap individu dalam organisasi bertanggung jawab untuk dan melaksanakan sekumpulan kegiatan yang terbatas.

Kedua aspek tersebut (departementalisasi dan pembagian kerja) merupakan dasar proses pengorganisasian suatu organisasi untuk mencapai tujuan yang telah ditetapkan secara efesien dan efektif.

—

Tanggung jawab dalam menjalankan stasiun penyiaran pada dasarnya dibagi dalam dua kategori umum, yaitu:

1.Manajemen penyiaran

Fungsi manajemen pada stasiun penyiaran akan mengalir berurutan mulai dari atas sampai ke bawah (mulai dari pimpinan tertinggi hingga ke staff terbawah), mereka semua dibawah payung manajemen bertanggung jawab terhadap bidang-bidang yang mewujudkan suatu stasiun penyiaran.

2.Pelaksanaan operasional penyiaran

Pelaksana operasional yaitu mereka yang menjadi bagian dari lembaga penyiaran yang terlibat dalam kerja penyiaran: teknisi, program designer dan staff produksi yang membuat materi untuk stasiun penyiaran.

Sementara, staf pemberitaan seperti reporter harus ditempatkan terpisah karena kebutuhan atas editorial dan operasional yang independen. (dalam hal ini kategori tersebut berlaku ketentuan yang menyebutkan: kewenangan mengalir ke bawah dan tanggung jawab mengalir ke atas”.

 

Menurut Willis dan Aldridge (1991) stasiun penyiaran pada umumnya memiliki empat fungsi dasar (areas of operations) dalam struktur organisasinya, yaitu

1.Teknik
—Bagian teknik bertanggung jawab untuk menjaga kelancaran siaran.
—Tugas bagian teknik adalah mengusulkan penggantian peralatan, mengusulkan pembelian peralatan baru, melaksanakan instalasi (pemasangan alat).
—Bagian teknik dipimpin oleh seorang kepala teknik yang bertugas

–  melakukan koordinasi antara berbagai kelompok teknisi yang ada di stasiun penyiaran.

–  Mempersiapkan usulan anggaran untuk pembelian peralatan baru

–  Mempersiapkan penjadwalan atas berbagai peralatan yang harus diganti.

2.Program
—Bagian program memiliki tugas utama menyediakan berbagai acara yang akan disuguhkan kepada audiens. Acara yang disuguhkan oleh stasiun penyiaran tersebut dapat diproduksi sendiri atau diproduksi pihak lain atau membeli program. —Dalam membeli program dari pihak lain, maka bagian program harus memilih dan menjadwalkan program yang sudah dibeli tersebut. Pada stasiun radio, bagian program bertugas memilih lagu-lagu atau musik yang akan disiarkan.
3.Pemasaran

Bagian pemasaran atau penjualan (sales & mareketing) bertugas untuk menjual program kepada pemasang iklan, dimana staff bagian penjualan akan berkoordinasi dengan bagian program.

4.Admisitrasi
—Bagian administrasi bertugas menyediakan berbagai kebutuhan yang terkait dengan fungsi administrasi sebagaimana organisasi lain pada umumnya.
—Tanggungjawab bagian administrasi antara lain:

–  Mengelola sumber daya manusia

–   Accounting (pembukuan)

–  Pembayaran gaji

–  Pengelolaan anggaran

—Fungsi lain bagian administrasi yaitu menjalakan administrasi atau perizinan dan menjalin kerjasama dengan pihak-pihak luar.