Fungsi Manajemen

Pada media penyiaran manajer umum (general manager) bertanggung jawab kepada pemilik dan pemegang saham dengan menggunakan sumber daya yang ada dalam mencapai tujuan media penyiaran tersebut.

4 fungsi dasar GM :

• Perencanaan (planning)
• Pengorganisasian (organizing)
• Pengarahan dan memberikan pengaruh (directing / influencing
• Pengawasan (controlling)
PERENCANAAN (PART I)

Perencanaan mencakup penentuan tujuan (objectives)

Dalam perencanaan harus diputuskan :

  • apa yang harus dilakukan
  • kapan melakukannya
  • Bagaimana melakukannya
  • dan siapa yang melakukannya

Perencanaan (Pringle, 1991) = pemilihan sekumpulan kegiatan dan memutuskan apa yang harus dilakukan, kapan, bagaimana, dan oleh siapa.

Perencanaan yang baik dapat dicapai dengan mempertimbangkan kondisi di waktu yang akan datang dalam mana perencanaan dan kegiatan yang diputuskan akan dilaksanakan, serta periode sekarang pada saat rencana dibuat.

Seringkali pengelola stasiun penyiaran melakukan kesalahan dalam memulai kegiatan dan membuat keputusan. Pengelola stasiun penyiaran seringkali melupakan akan pentingnya penetapan tujuan sebelum memulai kegiatan dan membuat keputusan.

 

—Tujuan = suatu hasil akhir, titik akhir atau segala sesuatu yang akan dicapai.

Setiap tujuan kegiatan dapat juga disebut dengan sasaran (goal) atau target (objectives).

Etzione (dalam Modern Organization,hal 109), Tujuan Organisasi merupakan suatu pernyataan tentang keadaan yang diinginkan dimana organisasi atau perusahaan bermaksud untuk mewujudkannya dan sebagai pernyataan tentang keadaan di waktu yang akan datang dimana organisasi sebagai kolektivitas mencoba untuk menimbulkannya.

—

Visi (Kamus Longman, 2003) :

“Ability to see an idea of what you think something should be like “ – Kemampuan melihat gagasan mengenai apa yang anda pikirkan mengenai sesuatu seharusnya seperti apa).

Dapat disimpulkan bahwa visi merupakan cita-cita atau harapan untuk mewujudkan suatu keadaan atau situasi yang ideal di masa depan.

 

Misi memiliki dua pengertian dasar yaitu maksud dan tujuan yang ingin dicapai dan pekerjaan penting yang harus dilakukan.

Jadi, misi memiliki pengertian sebagai maksud atau tujuan yang ingin dicapai melalui serangkaian tindakan atau pekerjaan yang harus dilakukan.

 

Dalam menetapkan tujuan, pengelola media penyiaran harus mengacu kepada pernyataan misi organisasi atau perusahaan. Dimana pernyataan tersebut memberikan attitude dan jiwa kepada perusahaan dalam berhubungan dengan karyawan, klien, masyarakat dan lingkungan sekitar.

—Pada umumnya tujuan media penyiaran dapat dibagi kedalam 3 hal : (Peter Pringle, 1991)

1.Tujuan Ekonomi : mencakup hal-hal yang terkait dengan posisi keuangan media penyiaran bersangkutan dengan perhatian utamanya tertuju pada target pendapatan, pengeluaran, keuntungan dan rating yang ingin dicapai.
2.Tujuan pelayanan : mencakup kegiatan penentuan program yg dapat menarik audiens, memnuhi minat dan kebutuhan audiens sekaligus penentuan peran media penyiaran di tengah masyarakat.
3.Tujuan Personal : tujuan individu yang bekerja pada media penyiaran bersangkutan.

Pada umumnya, individu bekerja untuk satu tujuan, yaitu mendapatkan penghasilan, namun tidak setiap individu menjadikan penghasilan menjadi satu-satunya tujuan karena mereka mengingikan tujuan lain, seperti: mendapatkan pengalaman, keahlian (skills), kepuasan kerja, dll.

 

Pada sebagian besar media penyiaran, perencanaan sudah tercantum dalam anggaran dasar dan anggaran rumah tangga (AD/ART) perusahaan yang biasanya mencakup:

1.Falsafah (filosofi) stasiun penyiaran : memuat peran yang ingin dicapai suatu stasiun penyiaran di tengah masyarakat serta tanggung jawabnya kepada publik, pemasang iklan dan karyawan.

Hal ini bisa dilihat pada visi atau misi pendirian perusahaan yang tercantum dalam AD/ART.

2.Rincian kegiatan (job description) : memuat tanggung jawab setiap posisi yang ada pada suatu media penyiaran dan hubungan berbagai posisi itu satu sama lainnya serta garis komando diantara posisi itu.

Hal ini bisa dilihat dalam struktur organisasi perusahaan.

3.Operasional stasiun : menjelaskan bagaimana stasiun penyiaran beroperasi, peran dan tanggung jawab setiap departemen serta hubungan antara satu departemen dengan departemen lainnya atau individu dengan individu lainnya.

Setiap perusahaan biasanya memiliki standar prosedur pekerjaan atau standard operating procedure (SOP)

4.Peraturan stasiun penyiaran : hal-hal yang mengatur berbagai ketentuan seperti jam kerja, pakaian, konsumsi, cuti, izin, kerja sampingan, dsb.