Sejarah media penyiaran dunia dibagi menjadi dua bagian:

• sebagai penemuan teknologi  (ditemukannya radio oleh para ahli teknik di Eropa dan Amerika)
• sebagai industri (dimulai di Amerika)

Sejarah media penyiaran radio:

• Tahun 1887, Heinrich Hertz berhasil mengirim dan menerima gelombang radio
• Tahun 1901, Guglielmo Marconi (Italy, 1874 – 1937) sukses mengirimkan sinyal morse  berupa titik dan garis, menyebrangi Samudera Atlantik dengan menggunakan gelombang elektromagnetik.
Sebelum pecah Perang Dunia I, Reginald Fessenden & perusahaan GE Amerika berhasil menciptakan pembangkit gelombang radio kecepatan tinggi dan audion (tabung hampa udara – penerimaan gelombang radio lebih mudah) yang dapat mengirimkan suara manusia dan musik.
—Tahun 1909, Peran radio dalam menyampaikan pesan mulai diakui.
—Tahun 1920, ahli teknik Frank Conrad (Pittsburg – AS) membangun pemancar radio, menyiarkan musik, instrumen dan hasil pertandingan olahraga. Radio dikenal dengan nama KDKA yang sampai saat ini masih mengudara. Ini merupakan stasiun  radio pertama dan tertua di dunia.
Tahun 1926, Radio menggunakan tenaga listrik rumah, memiliki dua knop untuk mencari sinyal, antena.
—Tahun 1926, NBC pertama kali membangun sistem jaringan
—Pertengahan tahun 1930-an, Edwin Howard Armstrong, berhasil menemukan radio yang menggunakan Frekuensi Modulasi (FM).
—Awal tahun 1960-an, Radio FM baru muncul di masyarakat. Stasiun radio mulai memproduksi acara sendiri dan mendapatkan iklan dari pemasang iklan lokal.
—
—Sejarah media penyiaran televisi :

• Tahun 1884, Prinsip televisi ditemukan pertama kali Paul Nipkow di German.
• Tahun 1928, Vladimir Zworkyn (AS) menemukan tabung kamera (iconoscope) yang bisa menagkap dan mengirim gambar ke televisi.
• Tahun 1939, Zworkyn dan Philo Farnsworth berhasil menciptakan pesawat televisi pertama yang dipertunjukkan kepada umum di pertemuan World’s Fair.
•Tahun 1945, terdapat 8 stasiun televisi dan 8000 pesawat televisi diseluruh AS, dan terus berkembang hampir 100 stasiun televisi dan 35 juta pesawat televisi dalam kurun waktu sepuluh tahun.
• Tahun 1950-an, pesawat televisi berwarna mulai diperkenalkan kepada publik.
• Tahun 1960,  siaran televisi berwarna dilaksanakan pertama kali oleh NBC dengan menayangkan program siaran berwarna selama tiga jam setiap hari.

 

Sejarah penyiaran radio di Indonesia :

• Tahun 1925, masa pemerintahan Hidia-Belanda, Prof. Komans dan Dr. De Groot melakukan komunikasi radio dengan menggunakan relay di Malabar, Jabar, dan diikuti dengan berdirinya Batavia Radio Vereninging dan NIROM.
• Tahun 1930, NIVERA (Netherland Indische Vereninging Radio Amateur) merupakan radio amatir pertama di Indonesia.
• Tahun 1945, amatir radio bernama Gunawan berhasil menyiarkan naskah Proklamasi Kemerdekaan Indonesia.
• 11 September 1945, berdiri RRI
•Akhir tahun 1945, berdiri organisasi PRAI (Persatoen Radio Amatir Indonesia).
• Periode 1945-1950, amatir radio berperan sebagai radio laskar.
• Periode 1950-1952, amatir radio Indonesia membentuk PARI (Persatuan Amatir Radio Indonesia).
•Tahun 1966, mengudara raddio Ampera (sarana perjuangan orde baru)
• 9 Juli 1968, berdiri Organisasi Radio Amatir Republik Indonesia (ORARI).

 

Sejarah penyiaran televisi di Indonesia :

• 17 Agustus 1962, TVRI mulai menayangkan siaran percobaan dengan menyiarkan langsung upacara hari Ulang Tahun Kemerdekaan Indonesia ke-17
• 24 Agustus 1962 jam 14.30WIB, Siaran TVRI resmi menyiarkan secara langsung upacara pembukaan Asian Games ke-4 di Stadion Utama Gelora Bung Karno.
•Tahun 1989, Pemerintah memberikan izin operasi RCTI beroperasi sebagai stasiun televisi swasta pertama di Indonesia. Disusul oleh SCTV, Indosiar, ANTV dan TPI
• Tahun 2000, muncul hampir serentak lima stasiun televisi swasta (Metro, Trans, TV 7, Lativi, dan Global)

 

Sifat Penyiaran : (J.B Wahyudi, Teknologi Informasi dan Produksi Citra Bergerak, Gramedia Pustaka Utama, jakarta 1992)

Cetak:

•Dapat dibaca, dimana dan kapan saja
•Dapat dibaca berulang-ulang
•Daya rangsang rendah
•Biaya relatif rendah
•Daya jangkau terbatas
Radio:
•Dapat didengar bila siaran
•Dapat didengar kembali bila diputar kembali
•Daya rangsang rendah
•Elektris
•Relatif murah
•Daya jangkau besar
Televisi:
•Dapat didengar dan dilihat bila ada siaran
•Dapat dilihat dan didengar kembali, jika diputar kembali
•Daya rangsang sangat tinggi
•Elektris
• Sangat mahal
•Daya jangkau besar